Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

semua karena cinta!

karena cinta..

aku bisa seperti sekarang ini..

dengan cinta, semua energi tak terbatas itu ada..

karena cinta..

yaa..semua karena cinta..
cinta Mu Rabb..

dear bunda-bunda....

Seorang anak bertanya kpd Allah "Ya Allah, knp bundaku suka menangis?"

Allah menjawab "Krn Bundamu seorang WANITA.

AKU ciptakan ia sbg makhluk yg sangat ISTIMEWA.

AKU kuatkan bahunya utk menjaga anak2nya.

AKU teguhkan pribadinya utk terus berjuang saat orang lain menyerah.

AKU beri dia rasa sensitif uth mencintai anak2nya dalam keadaan apapun.

AKU kuatkan batinnya utk tetap menyayangi meski disakiti oleh anak2nya atau suaminya sekalipun.

AKU beri dia kekuatan untuk mendorong suaminya belajar dari kesalahan.

AKU beri dia keindahan utk melindungi batin suaminya.

Bundamu adalah makhluk yg sangat kuat. Jika suatu saat kau melihatnya menangis, itu karena AKU beri dia airmata yg bisa digunakan sewaktu-waktu utk menghapus luka batinnya sekaligus memberinya KEKUATAN BARU."

Selamat hari Ibu..


*azka dihari ibu ini, nyanyiin lagu KASIH IBU untuk bunda..sayangnya blm smpt aplot nihhh;)*

pangeran-pangeran kecilku..


Melihat wajah-wajah pangeran kecilku saat mereka tidur
betapa teduh wajah-wajah mereka
tak henti-hentinya kuucapkan syukur
atas berkah Allah atas mereka

Mereka adalah penguatku
penyejuk hatiku
pemacu langkahku
pencerah jiwaku

Melihat wajah-wajah pangeran kecilku
membuatku selalu terpacu
mewujudkan impian-impian mereka menjadi nyata
melihat senyum mereka tercipta

Ya Tuhanku
ijinkan pangeran-pangeran kecilku
selalu menjadi penyejuk jiwaku
penenang hatiku
dan penyempurna surgaku

mencintaMu Rab,
-bunda-

Lelaki-lelakikoe..


menatap wajah lelaki-lelakikuu..
melihat senyum yang tercipta...
melihat binar tatapannya...
penyejuk hati penguat jiwaku..

lelahku..
senduku..
berganti menjadi gurat kebahagiaan..
tak kala mereka berada disampingku..

direlung hatiku..
disetiap hembusan nafasku..
cinta lelaki-lelakiku..
penguat jiwaku..

terimakasih lelaki-lelakiku..
terimakasih ya Allah..
akan cinta tak bersyarat ini..

love, bunda..

2 tahun 3 bulan Azka

Akhir bulan ini nambah lagi umur Azka jadi 2 tahun 3 bulan. ALhamdulillah, nambah lagi kemampuan Azka nih, yaitu udah bisa baca huruf A-Z dan juga udah bisa baca angka 1-10. Dan sekarang, lagi seneng-senengnya maen tebak-tebakan huruf dan kemudian di gabungin menjadi kata.

Ternyata ngefek banget tuh mainan flash cardnya, juga gambar tempel ABC nya, juga puzzle ABC, dan ga kalah ngefeknya juga kalo pas jalan-jalan, AZka suka bunda bilangin misalnya ada bus nomer berapa, nah dia berusaha untuk mengingat-ingat bentuk dan lama-lama jadi apal deh..

Apalagi karena tinggal di apartemen, tiap hari mau ga mau harus turun naik lift, nah kan mencetin tombol liftnya ketemu angka tuh, dari situ, bunda sukanya nyuruh AZka pencetin tombolnya, dan alhamdulillah, sekarang Azka udah bisa baca angka dan udah mulai ngerti konsep berhitung.

Sekarang yang jadi hobinya adalah mewarnai, walo memang belum bisa mewarnai didalam garis, tapi pelan-pelan dia mule bisa ngerti kalo gambarnya kudunya di dalam garis, tapi yaa memang belum saatnya ajaaa...bagi bunda sih udah mending banget lah...:)

Kalo menggambar,dari yang dulunya cuma urek-urekan benang kusut, sekarang udah mule berbentuk, udah bisa bentuk oval ato ga lingkaran, yang sering ga nguatin imajinasi terhadap gambar yang dia buat, suka pamer ke bunda ato abinya kalo dia abis gambar pesawatlah, bus lah, tapi yaa tetap bunda hargain dooong hasil karya Azka:).

Oyaa, Azka juga ada kalanya pas rewel wiihh... bener-bener ujian sabar buat ABi dan BUndanya. Karena sekarang ini, Azka benar-benar udah bisa ngungkapin marah, kesal, dan keinginannya dengan cara melontarkan argumentasinya.

Dan dia akan mencecar AbiBUnda mengenai alasan kenapa dia dilarang begini dan begitu, dan baru akan berhenti jika dirasa oleh Azka jawaban Abi ato bunda bisa dia terima *kalo engga, waaaahhhh, betah deh nangis meraung-raung bikin kuping tetangga apartemen panas dan bisa stress juga, hihihiihi*.

Bener-bener tiap hari AbiBunda selalu belajar dan belajar mengenal dan berusaha memahami karakter Azka. Karena Azka adalah Azka, bukan abi dan bunda,yang punya sifat dan karakternya sendiri yang harus abi dan bunda pun pahami dan hargai.

Banyak banget pelajaran dan hikmah sampai saat ini yang Abi dan BUnda dapatkan selama menjadi orangtua*dan akan terus dan terus belajar serta berusaha lebih baik tiap harinya*, untuk bisa menjadi tauladan bagi anak dan dianugrahkan kemampuan menjaga titipan dari ALLah agar tak sia-sia.

Maafkan kami ya Azka, jika sabar itu masih jauh dari sosok ABibundamu.
Maafkan kami juga atas segala khilaf dalam proses belajar menjadi orangtua yang baik untukmu.
Maafkan kami, akan keegoisan yang kadang tercipta.

Terimakasih Azka, untuk selalu ingatkan kami akan arti bersyukur.
Terimakasih Azka, untuk ajari AbidanBUnda rasa memiliki dan bertanggungjawab.
Terimakasih Azka, untuk segala bentuk keceriaan yang tercipta atas hadirmu.
Terimakasih Azka, telah jadi penghilang lelah dan penat dikala terpuruk kami.
Terimakasih Azka, untuk senyuman yang selalu ada kala menyaksikan tumbuh kembangmu.

Kita belajar bersama yaa nak, sebagai satu tim, yang solid, yang saling mendukung dikala sedih dan senang.
Terimakasih yaa Rabb, karenaMUlah semua bahagia ini tercipta.




I love U

Waktu kamu berumur 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu ...
Sebagai balasannya ... kau menangis sepanjang malam.


Waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan ...
sebagai balasannya ... kamu kabur waktu dia memanggilmu

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang ..
sebagai balasannya ... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ...
Sebagai balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..
sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ...
Sebagai balasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU..!"

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ...
sebagai balasannya ....kamu melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu eskrim ...
sebagai balasannya ..kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu.
sebagai balasannya ... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun
sebagai balasannya ... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop ..
sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di barisan lain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa ...
sebagai balasannya ...kamu tunggu sampai dia keluar rumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya....
sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan ..
sebagai balasannya ... kamu nggak pernah menelponnya

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ...
sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil…
sebagai balasannya ... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting ..
Sebagai balasannya ... kamu pakai telpon nonstop semalaman

waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA..
sebagai balasannya ... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama ...
Sebagai balasannya ... kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?"..
sebagai balasannya ... kamu menjawab "Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu ...
sebagai balasannya ... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu."

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi ..
sebagai balasanmu... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan ...
sebagai balasannya .. kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ..
sebagai balasannya ...kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu ...
sebagai balasannya ... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."

Waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu ..
sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu."

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu ...
sebagai balasannya ...kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang ... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, ... dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam.

MAKA ..

JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .. BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI

JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA ...

INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

Baca bulletin board friendster dari temen hari ini, cukup bikin bunda pengen forward ke blognya bunda..
betaPa tidak, walopun tidak semua yang ditulis disitu bundazka juga lakuin ke ortu bundazka, tapi sebagian besar at least ampe yang “waktu kamu berumur 30 thn..dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu…dan sebagai balasannya kamu katakan sekarang jamannya sudah beda”….

masyaALLah….bundazka juga pernah berkata begitu kepada utiazka…saat uti ngasi tau bunda caranya ngerawat tali puser azka biar ga bodong(orang jawa bilang) yang pake acara uang receh 100-an disuruh diteken di pusernya…bundazka langsung jawab,”ah uti, kuno…itu mah jaman baheula….”.astaghfirullah…itu baru contoh kecil…belum yang laen-laen….

Uti,akung....maafin bunda yaa…
Saat ini, setelah uti dan akung membesarkan bunda..
Bunda malah ga berada didekat uti dan akung…
Ga bisa bantuin utiakung..
Ga bisa merhatiin uti akung..

Tapi kemudian bunda yakin..walopun kita jauh, doa utiakung dan juga begitu sebaliknya…doa bunda untuk uti dan akung itulah yang sangat penting..

Ya Rab, jika ku boleh memohon, beri aku kesempatan untuk dapat membahagiakan keempat orangtuaku…uti,akung, mbah amien, Yangkus,…
Menjadi anak yang sholeh…
Panjangkanlah umur beliau semua yaa rab..
Jadikanlah masa tuanya penuh dengan rahmat dan ridhaMu..

Arti senyummu...



Bunda capek, Bunda lelah anakku,
kenapa kau belum juga mau memejamkan matamu...
tidurlah...segeralah tidur walau untuk sejenak..
ijinkan Bundamu hela nafas dan isi perut yang meronta..
jujur rasa kesal sempat mampir menggoda hati Bunda..
hati Bunda semakin tak menentu..
Bunda tahu,, kau pun rasakan itu.....
Rasakan perubahan akan Bundamu...
Panas tangan Bunda kala menggendongmu,..
Debaran hati Bunda yang sedang digoda oleh rasa kesal..
Kaupun pasti tak nyaman dibuatnya, anakku..
Dan segeralah kau sunggingkan senyum manismu tuk Bunda
Senyum yang sangat tulus...ikhlas.....
Seakan berkata..."bunda capek yaaa? maafin azka ya bunda....."
"Azka ga rewel lagi Bunda, Azka akan segera tidur...."
"Azka ingin Bunda bisa istirahat....", suara hati anakku terdengar melalui senyumannya yang begitu tulus.
Dan benar, sedetik kemudian dia telah pejamkan matanya..
dan lagi lagi....sambil menyunggingkan senyum untukku...
Subhanallah..maafkan aku ya Rab,
maafkan Bunda anakku...
Bunda menyesal telah mengeluh bunda capek, bunda lelah..
Semua itu telah terbayar dengan senyummu anakku...
Tak ada artinya semua kelelahan yang ada..
Asalkan Kau selalu ijinkan-ku tuk selalu melihat senyum tulus anakku, ya Rab.